Rabu, 26 Maret 2014

Katakan Tidak untuk Mengeluh



Assalamu’alaikum wr.wb
Hola kawan.
Tiba-tiba pagi ini rasanya mau cerita banyak hal sama kalian. Ga tau kenapa mulai merasa ibuk berlebihan lagi, *hoho*. Kalian pernah ga merasa bahwa rutinitas itu kadang membosankan?
*ups tidak ada waktu untuk mengeluh heidy* Jadi ceritanya aku belajar dari sahabatku mahasiswi FBS UNJ’13, bahwa setiap kita lagi jalan atau ngobrol bareng dia selalu melarang dirinya untuk “MENGELUH”. Itu awal mula “Malu Besar” datang menghampiriku, karena kayaknya waktu itu hobiku adalah mengeluh. Setelah dicoba dan dijalani emang ga mudah sih untuk berhenti mengeluh meski hanya dengan tidak  mengatakan “capek ah”. Tapi tidak mengeluh sehari itu, beda banget sama kalau kita penuhi hari kita dengan keluhan. Nikmatnya tidak mengeluh itu mengajarkan aku untuk mensyukuri apa yang aku miliki dan terjadi saat ini. Alhamdulillah. Oh iya, ada kalimat yang asyik buat jadi warning kalau tuh keluhan mau keluar nih ceritanya *tips ala heidy*:
a. Ucap istighfar dan hamdalah
b. Ganti ucapan yang menunjukan keluhan dengan kalimat pembangkit semangat
1. Lelah biasanya bilang “capek ah!” coba ganti jadi gini “Istirahat dulu deh.”
2. Lapar biasanya bilang “laper nih!” coba ganti jadi gini “makan yuk!”
3. Bosan biasanya bilang “bosen woy!” coba ganti jadi gini “Jalan-jalan asyik nih.”
c. “Jangan menyulitkan hal yang sebenarnya tidak sulit.” Laper yang makan, haus ya minum, lelah ya istirahat, bosan ya refreshing, kurang ya tambah.
Kawan itu sedikit tips yang insyaa Allah aku masih coba terapkan sekuat tenaga, karena kadang masih suka keluar kalimat keluhan. Astagfirullah. Semoga Allah kuatkan dan bantu kita untuk belajar menjadi muslim yang baik ya kawan, aamiin.

Salam cinta dari heidy..
Wassalamu’alaykum wr.wb

Tidak ada komentar:

Posting Komentar