Assalamu’alaykum wr wb
Hola dunia hari ini J
Bismillah..
*intermezzo*
Rasanya
kaya udah ratusan tahun ga ketemu tukang sayur apalagi pasar tradisional,
maklum biasanya laper langsung ke fastfood, haus langsung beli softdrink
#belagubeut. Perdana banget 18 Februari 2014 tepat pukul 06.30WIB seorang Heidy
Puspa Alyssa mendatangi tukang sayur{membeli 1ons toge dan 1keranjang ikan
cue(Favorit Mama)} dan pasar
tradisional di komplek dekat rumah{membeli
3ikat kangkung}. Masyaa Allah hari ini luar biasa nikmatnya. Dari semua
nikmat yang Allah SWT beri ana cukup terkejut dengan belanjaan yang tidak
seberapa itu harus merogoh kocek hampir Rp 9000? Astagfirullah. Biasanya kalau
belanja begituan cukuplah Rp 5000, hanya saja sayang sekali saat ini semua
meningkat(padahal rasa tergantung yang ngelola bahan-bahan itu). Hahaha maaf
maaf bukan ngeluh, hanya masih kaget aja. Alhamdulillah dari segala bentuk
perjuangan u/ sampai ke tukang sayur&pasar, serta terkejutnya karena harga belanjaan
itu naik, selesai juga menu makanan yang Mama pesan “Tumis Kangkung ala Chef
Heidy”. #yeay
*oke lets move abaikan aja cerita
diatas*
Jatuh Cinta..
Siapa deh yang ga pernah ngalamin
ini? Insyaa Allah ana percaya kalian pasti pernah ketemu, kenal, deket, putus,
galau, move on( tapi gagal) kan sama yang namanya CINTA. Semoga ga terjadi, ga
terulang, dan ga ga lagi. Aamiin
Jatuh
sendiri memiliki makna yang simple “jatuh=ya kebawah” #wkwk bercanda kok. Arti
sebenarnya dalam kamus bahasa Indonesia mungkin kalian bisa cari di kamus Mas
Google, hanya dalam bahasan kali ini jatuh yang ana maksud adalah bertemu ga sengaja sama rasa yang awalnya ga
jelas lambat laun menjadi virus yang menjangkit seluruh tubuh terutama pikiran kemudian
berkahir dengan kelumpuhan pada akal pikiran dan pembutaan mata. Semoga
yang ana maksud cukup masuk nalar teman-teman ya.
Cinta
juga ga kalah dahsyatnya sama jatuh, karena di Indonesia sendiri cinta
pegertiannya terdapat dalam banyak kamus(KaRe, KaDe, KaCil, KaLot dsb) sehingga
pengertian yang adapun sangat beragam. Namun seiring berjalannya waktu Cinta mulai identik dengan Galau(rasa ga
karuan, bimbang dll *kerjaannya syaitxx), dan entah virus galau ini memiliki
penawar atau tidak hanya saja hampir seluruh remaja bahkan orang dewasa pun
terserang virus ini.
Kalau
dilihat dari bahasan makna diatas yang jauh dari kesempurnaan, kayaknya “jatuh
cinta” itu ga ada baik-baiknya.#plakplak Sebenarnya yang ada dan terjadi di
dunia ini atas izin dan kuasa Allah SWT. So, kalau kita mau hal yang menurut
orang lain ga akan berakhir baik itu bisa berakhir baik ya kita kudu minta sama
yang Maha Kuasa lagi Maha Pengasih. Usut boleh usut, insyaa Allah berdasarkan
pengalaman pribadi dan kisah orang disekitar, “Jatuh Cinta itu boleh, karena dari situ kita mengenal anugerah
terindah yang Allah SWT siapkan selama hidup di dunia yaitu ‘Cinta’, hanya saja
seiring berjalannya waktu kodrat cinta yang Allah SWT maksud menjadi salah
diartikan. Jatuh cinta itu baik ketika kita bisa mencintai segala bentuk
ciptaanNYA (Rosulullah, keluarga, tumbuhan, hewan, sesame manusia, dll) untuk
lebih mendekatkan diri padaNYA dan mengakui
kuasaNYA. *Wey Heid, gampang kali ngomong coba lo jadi gue?!*
Astagfirullah sabar-sabar teman, insyaa Allah ana ga mau membohongi diri
sendiri. Ana juga pernah salah mengartikan cinta, bahkan mungkin bisa dibilang
ana overdosis(lebay) karena jatuh cinta. Astagfirullah, kalau ingat ‘kebodohan’
waktu itu insyaa Allah ana makin bertekad untuk tidak lagi mengulanginya. Maka
dari itu ana tulis ini, insyaa Allah ana ga mau orang lain yang belum
berlebihan jatuh cinta yang salah, atau sedang tenggelam dalam jatuh cinta yang
salah segera ‘move on’ dari kesalahan sebelum karma menyentuh kita atas apa
yang kita perbuat.*Kok Lo jadi maksa gitu sih? Siapa Lo?* Oke maaf teman, ana
memang bukan siapa-siapa. Ana hanya ingin dalam perjalanan hijrah ini ga
sendirian, insyaa Allah kalian dan ana bisa hijrah bareng-bareng. Aamiin.
Bismillah, coba kita sugestikan diri kita bahwa cukupkan jatuh dalam cinta yang
salah, arahkan semangat mencintai yang tersisa u/ islam, diri sendiri, orang
tua, keluarga, kerabat, teman sejawat, alam, lingkungan, dll. Insyaa Allah
kalau sugesti ini terus dilakukan sebanyak 5kali sehari(bada’ dzuhur) kita bisa
hijrah dengan selamat atas ridho dan izin Allah SWT. Aamiin”.
Kalau
udah panjang kali lebar gini, ana suka malu dan takut sendiri. Tapi serius deh,
bukan berarti kita ga boleh naksir lawan jenis. Hanya saja ketika hadir rasa
tertarik pada lawan jenis, kita wajib menjaga hati pandangan dan pikiran kita
supaya ga berlebihan terlena*dosa*.Kalau ingat ya kita doakan, sambil terus
belajar&bertanya pada yang lebih mengerti agar ga salah jalan/salah jatuh,
terakhir sibukkan terus diri kita dengan kegiatan positif supaya syaitxx ga mau
ganggu kita. #hehe “Pribadi yang baik
untuk pribadi yang baik pulan”, insyaa Allah aamiin.