Selasa, 18 Februari 2014

Jatuh Cinta



Assalamu’alaykum wr wb
Hola dunia hari ini J
Bismillah..
*intermezzo*
          Rasanya kaya udah ratusan tahun ga ketemu tukang sayur apalagi pasar tradisional, maklum biasanya laper langsung ke fastfood, haus langsung beli softdrink #belagubeut. Perdana banget 18 Februari 2014 tepat pukul 06.30WIB seorang Heidy Puspa Alyssa mendatangi tukang sayur{membeli 1ons toge dan 1keranjang ikan cue(Favorit Mama)} dan pasar tradisional di komplek dekat rumah{membeli 3ikat kangkung}. Masyaa Allah hari ini luar biasa nikmatnya. Dari semua nikmat yang Allah SWT beri ana cukup terkejut dengan belanjaan yang tidak seberapa itu harus merogoh kocek hampir Rp 9000? Astagfirullah. Biasanya kalau belanja begituan cukuplah Rp 5000, hanya saja sayang sekali saat ini semua meningkat(padahal rasa tergantung yang ngelola bahan-bahan itu). Hahaha maaf maaf bukan ngeluh, hanya masih kaget aja. Alhamdulillah dari segala bentuk perjuangan u/ sampai ke tukang sayur&pasar, serta terkejutnya karena harga belanjaan itu naik, selesai juga menu makanan yang Mama pesan “Tumis Kangkung ala Chef Heidy”. #yeay

*oke lets move abaikan aja cerita diatas*
Jatuh Cinta..
Siapa deh yang ga pernah ngalamin ini? Insyaa Allah ana percaya kalian pasti pernah ketemu, kenal, deket, putus, galau, move on( tapi gagal) kan sama yang namanya CINTA. Semoga ga terjadi, ga terulang, dan ga ga lagi. Aamiin
          Jatuh sendiri memiliki makna yang simple “jatuh=ya kebawah” #wkwk bercanda kok. Arti sebenarnya dalam kamus bahasa Indonesia mungkin kalian bisa cari di kamus Mas Google, hanya dalam bahasan kali ini jatuh yang ana maksud adalah bertemu ga sengaja sama rasa yang awalnya ga jelas lambat laun menjadi virus yang menjangkit seluruh tubuh terutama pikiran kemudian berkahir dengan kelumpuhan pada akal pikiran dan pembutaan mata. Semoga yang ana maksud cukup masuk nalar teman-teman ya.
          Cinta juga ga kalah dahsyatnya sama jatuh, karena di Indonesia sendiri cinta pegertiannya terdapat dalam banyak kamus(KaRe, KaDe, KaCil, KaLot dsb) sehingga pengertian yang adapun sangat beragam. Namun seiring berjalannya waktu Cinta mulai identik dengan Galau(rasa ga karuan, bimbang dll *kerjaannya syaitxx), dan entah virus galau ini memiliki penawar atau tidak hanya saja hampir seluruh remaja bahkan orang dewasa pun terserang virus ini.
          Kalau dilihat dari bahasan makna diatas yang jauh dari kesempurnaan, kayaknya “jatuh cinta” itu ga ada baik-baiknya.#plakplak Sebenarnya yang ada dan terjadi di dunia ini atas izin dan kuasa Allah SWT. So, kalau kita mau hal yang menurut orang lain ga akan berakhir baik itu bisa berakhir baik ya kita kudu minta sama yang Maha Kuasa lagi Maha Pengasih. Usut boleh usut, insyaa Allah berdasarkan pengalaman pribadi dan kisah orang disekitar, “Jatuh Cinta itu boleh, karena dari situ kita mengenal anugerah terindah yang Allah SWT siapkan selama hidup di dunia yaitu ‘Cinta’, hanya saja seiring berjalannya waktu kodrat cinta yang Allah SWT maksud menjadi salah diartikan. Jatuh cinta itu baik ketika kita bisa mencintai segala bentuk ciptaanNYA (Rosulullah, keluarga, tumbuhan, hewan, sesame manusia, dll) untuk lebih mendekatkan diri padaNYA dan mengakui  kuasaNYA. *Wey Heid, gampang kali ngomong coba lo jadi gue?!* Astagfirullah sabar-sabar teman, insyaa Allah ana ga mau membohongi diri sendiri. Ana juga pernah salah mengartikan cinta, bahkan mungkin bisa dibilang ana overdosis(lebay) karena jatuh cinta. Astagfirullah, kalau ingat ‘kebodohan’ waktu itu insyaa Allah ana makin bertekad untuk tidak lagi mengulanginya. Maka dari itu ana tulis ini, insyaa Allah ana ga mau orang lain yang belum berlebihan jatuh cinta yang salah, atau sedang tenggelam dalam jatuh cinta yang salah segera ‘move on’ dari kesalahan sebelum karma menyentuh kita atas apa yang kita perbuat.*Kok Lo jadi maksa gitu sih? Siapa Lo?* Oke maaf teman, ana memang bukan siapa-siapa. Ana hanya ingin dalam perjalanan hijrah ini ga sendirian, insyaa Allah kalian dan ana bisa hijrah bareng-bareng. Aamiin. Bismillah, coba kita sugestikan diri kita bahwa cukupkan jatuh dalam cinta yang salah, arahkan semangat mencintai yang tersisa u/ islam, diri sendiri, orang tua, keluarga, kerabat, teman sejawat, alam, lingkungan, dll. Insyaa Allah kalau sugesti ini terus dilakukan sebanyak 5kali sehari(bada’ dzuhur) kita bisa hijrah dengan selamat atas ridho dan izin Allah SWT. Aamiin”.
          Kalau udah panjang kali lebar gini, ana suka malu dan takut sendiri. Tapi serius deh, bukan berarti kita ga boleh naksir lawan jenis. Hanya saja ketika hadir rasa tertarik pada lawan jenis, kita wajib menjaga hati pandangan dan pikiran kita supaya ga berlebihan terlena*dosa*.Kalau ingat ya kita doakan, sambil terus belajar&bertanya pada yang lebih mengerti agar ga salah jalan/salah jatuh, terakhir sibukkan terus diri kita dengan kegiatan positif supaya syaitxx ga mau ganggu kita. #hehe “Pribadi yang baik untuk pribadi yang baik pulan”, insyaa Allah aamiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar